BEI Panggil Meikarta, Ada Apa?

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memanggil manajemen Meikarta. Pemanggilan itu dipenuhi oleh Presiden Meikarta Ketut Budi Wijaya.

Ketut yang juga menjabat Presiden Direktur PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) datang ke BEI sekitar pukul 10.00 WIB. Dia datang langsung masuk ruang menemui pihak BEI. Pertemuan itu selesai sekitar pukul 11.45 WIB.

Saat dikonfirmasi, Ketut mengaku menghadap BEI hanya melaporkan hasil RUPS oleh perusahaan. Dia mengaku tidak banyak membahas terkait proyek Meikarta yang nilainya mencapai Rp 278 triliun itu.

“Biasa kita menjelaskan apa yang kita lakukan, kemarin kan abis RUPS. Kami laporan apa yang telah kami sampaikan. Urusannya ini laporan,” tuturnya di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (7/6/2018).

Namun ketika dikonfirmasi ke Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Samsul Hidayat, pemanggilan itu untuk mengkonfirmasi terkait banyaknya berita miring terhadap proyek Meikarta.

“Kami cuma minta klarifikasi terkait simpangsiurnya berita. Katanya ada utang triliunan, memang ada utang pembayaran biaya Rp 1,4 triliun. Kami hanya mengklarifikasi saja, supaya kami clear juga,” tuturnya.

Proyek Meikarta memang belakangan ini diterpa berita negatif. Pernah dikabarkan kontraktor proyek menghentikan pembangunan. Terakhir adanya gugatan oleh dua vendor terkait tagihan di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat.

Gugatan itu dilayangkan ke PT Mahkota Sentosa Utama (MSU) anak usaha Lippo Group selaku pengembang Meikarta. Sementara, dua vendor yang menggugat ialah perusahaan event organizer (EO) PT Relys Trans Logistic dan PT Imperia Cipta Kreasi.

[ detik.com ]

Comments Closed
Copyright © Belajar Forex, Broker Forex