BTPN Bagikan Dividen Rp100 per Saham

Meski Laba Terkoreksi, BTPN Tetap Bagikan Dividen Rp100 per Saham

faktor yang mempengaruhi nilai tukar rupiah terhadap valuta asing

Meskipun perolehan laba di tahun lalu terkoreksi, hal tersebut tidak menyurutkan rencana PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) untuk membagikan dividen tunai kepada pemegang saham sebesar Rp100 per saham. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Mengutip pengumuman Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Selasa kemarin, batas akhir perdagangan saham BTPN dengan hak dividen alias cum dividen di pasar reguler dan negosiasi hingga 6 April 2018. Sementara, cum dividen di pasar tunai pada 11 April 2018. Pada hari yang sama merupakan recording date alias tanggal pencatatan pemegang saham yang berhak memperoleh dividen.

Selanjutnya, BTPN akan membayarkan dividen tunai kepada pemegang saham pada 3 Mei 2018. Sebagai informasi, pereroan mencatat penurunan laba sepanjang 2017 sebesar 30% secara tahunan atau year on year (yoy) menjadi Rp1,2 triliun. Penurunan laba ini disebabkan karena adanya tranformasi dan inovasi digital.

“Inovasi dan transformasi digital adalah investasi strategis yang berdampak pada profitabilitas janga pendek,” kata Jerry Ng, Direktur Utama Bank BTPN.

BTPN mengklaim, tanpa adanya biaya operasional dari pengembangan digital ini laba dari bisnis inti masih tumbuh 6% yoy menjadi Rp2,4 triliun. Pertumbuhan kinerja ini didorong oleh pertumbuhan kredit selama 2017 sebesar 3% secara yoy menjadi Rp65,3 triliun. Seiring dengan penyaluran kredit ini NPL atau kualitas kredit terjaga diangka 0,9%.

Pertumbuhan kredit ini didorong oleh penyaluran kredit di segmen kecil dan menengah atau UKM yang naik 25% yoy menjadi Rp11,6 triliun. Sedangkan untuk bisnis syariah BTPN mencatat kenaikan 21% yoy menjadi Rp6 trilin. Seiring kenaikan kinerja ini, aset BTPN naik 5% yoy menjasi Rp95,5 triliun.

Sumber. [ okezone.com ]

Comments Closed
Copyright © Belajar Forex, Broker Forex