IHSG Berkurang 9 poin ke 5.947

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sore ini bergerak di zona negatif merespons beberapa teror bom yang terjadi dalam waktu yang nyaris berdekatan. Menutup perdagangan sore ini, IHSG melemah 0,16% ke 5.947.

Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah sedikit menjinak. Rupiah menguat, dolar AS berada di level Rp 13.977.

Pada perdagangan preopening, IHSG berkurang 23,371 poin (0,39%) ke level 5.933,461. Indeks LQ45 turun 5,875 poin (0,61%) ke level 956,13.

Membuka perdagangan, Senin (14/5/2018), IHSG berkurang 29,274 poin (0,49%) ke level 5.927,559. Indeks LQ45 turun 6,871 poin (0,71%) ke level 955,139.

Pada pukul 09.06 waktu JATS, IHSG masih berada di zona negatif dengan penurunan 29,632 poin (0,50%) ke level 5.927,201. Indeks LQ45 turun 7,344 poin (0,78%) ke level 954,666.

Hingga jeda siang ini, IHSG masih melanjutkan pelemahan. IHSG jatuh 45,043 poin (0,76%) ke 5.911,790. Indeks LQ45 melemah 8,507 poin 0,88% ke 953,503.

Menutup perdagangan saham sore ini, IHSG menguat. IHSG turun 9,678 poin (0,16%) ke 5.947,155. Indeks LQ45 berkurang 0,01 poin (0,00%) ke 962,000.

Pelemahan IHSG dipicu minimnya sentimen positif yang ada ditambah adanya sentimen negatif marak teror bom. Enam saham sektoral jatuh ke zona negatif. Saham sektor infrastruktur jatuh paling dalam mencapai 1,77%.

Perdagangan saham siang ini terpantau moderat dengan frekuensi perdagangan 338.915 kali transaksi sebanyak 8,5 miliar lembar saham senilai Rp 8,6 triliun. Sebanyak 134 saham menguat, 238 melemah dan 125 saham stagnan. Investor asing mencatatkan jual bersih sebesar Rp 208,091 miliar.

Seperti diketahui, kemarin bom meledak di 3 gereja di Surabaya dan di rumah susun di Sidoarjo. Analis memproyeksi IHSG bergerak variatif cenderung menguat pada perdagangan saham. Beberapa pengamat menilai, laju IHSG tak terpengaruh dengan peristiwa bom yang terjadi di Surabaya.

“Sementara untuk kejadian bom tidak akan berpengaruh terhadap pasar saham,” kata Kepala Riset Koneksi Kapital Sekuritas Alfred Nainggolan kepada detikFinance, di Jakarta, Minggu (13/5/2018).

Dia mengatakan, sentimen positif yang berpengaruh pada pekan depan yakni meredanya tekanan rupiah. Terlebih, nilai tukar dolar sudah kembali di bawah Rp 14.000.

Kemudian, sentimen dalam sepekan dipengaruhi oleh kebijakan Bank Indonesia (BI) terkait suku bunga.

Sementara bursa regional mayoritas bergerak positif. Berikut pergerakan bursa Asia sore ini:

– Indeks Nikkei bertambah 107,379 poin (0,47%) ke level 22.865,859.

– Indeks Komposit Shanghai naik 10,770 (0,34%) ke level 3.174,030

– Indeks Strait Times turun 7,710 (0,22%) ke level 3.562,460

– Indeks Hang Seng naik 419,020 poin (1,35%) ke level 31.541,080.

Saham-saham naik signifikan dan masuk jajaran top gainers siang ini di antaranya adalah Indocement (INTP) naik Rp 725 ke Rp 19.600, United Tractors (UNTR) naik Rp 425 ke Rp 35.800, Unilever Indonesia (UNVR) naik Rp 325 ke Rp 49.325 dan Roda Vivatex (RDTX) naik Rp 300 ke Rp 5.900.

Saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya adalah, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 750 ke Rp 69.450, Astra Agro (AALI) turun Rp 450 ke Rp 12.050, Link Net (LINK) turun Rp 325 ke Rp 5.075 dan Pabrik Kertas (TKIM) turun Rp 300 ke Rp 9.725. [ detik.com ]

Comments Closed
Copyright © Belajar Forex, Broker Forex