IHSG di Ramal Melemah

IHSG Diramal Melemah Terimbas Pergerakan Rupiah

Ihsg1Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diramal masih membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah hari ini, Rabu (25/4).
Pada penutupan perdagangan kemarin, nilai tukar rupiah berakhir di level Rp13.889 per dolar AS. Angka itu sebenarnya menguat 86 poin atau 0,62 persen dari penutupan hari sebelumnya.

Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada mengatakan pelaku pasar terus melakukan aksi jual merespons pergerakan nilai tukar rupiah yang masih di sekitar Rp13.900 per dolar AS.

“Pelaku pasar cenderung terlihat panik dengan adanya pelemahan tersebut sehingga membuat pelaku pasar cenderung mengamankan posisi,” papar Reza dalam risetnya.

Reza berpendapat kondisi nilai tukar rupiah membuat sentimen positif dari kinerja keuangan emiten kuartal I 2018 yang tercatat lebih baik tak memiliki pengaruh terhadap sikap pelaku pasar.

“Berita korporasi tampaknya tertutupi dengan sentimen pelemahan rupiah tersebut,” kata Reza.

Ia berharap pelemahan hari ini bisa lebih terbatas agar IHSG segera mendapatkan momentum kembali untuk bangkit (rebound). Reza meramal IHSG bergerak dalam rentang support 6.210-6.219 dan resistance 6.348-6.355.

“Pergerakan IHSG tidak mampu bertahan pada garis tren kenaikan yang terbentuk sejak akhir Maret,” jelas Reza.

Sementara, Analis Indosurya Sekuritas William Surya Wijaya menilai IHSG tetap memiliki peluang untuk bangkit di tengah tantangan dari pelemahan nilai tukar rupiah.

“Saat in IHSG masih terlihat sedang berusaha untuk dapat menggapai resistance level tujuan yang ditunjang oleh masih kuatnya fundamental perekonomian,” ucap William melalui risetnya.

Ia pun menilai pengaruh dari pergerakan bursa saham global berkurang terhadap IHSG. Makanya, ia optimis IHSG dapat melaju dalam rentang support 6.171 dan resistance 6.389.

Sebagai informasi, IHSG kemarin ditutup turun 78,51 poin atau 1,24 persen ke level 6.229 setelah bergerak di antara 6.225-6.316. Pelaku pasar asing masih menarik dananya dari pasar reguler sebesar Rp670,45 triliun.

Tadi malam, bursa saham Wall Street juga ditutup terkoreksi. Dow Jones turun 1,74 persen, S&P500 turun 1,34 persen, dan Nasdaq Composite turun 1,7 persen.
[ cnnindonesia.com ]

Comments Closed
Copyright © Belajar Forex, Broker Forex