IHSG Jatuh ke 5.733 Tersandung Pelemahan Rupiah

Pergerakan nilai tukar rupiah yang sempat menembus Rp14.200 menjadi penyebab utama Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah sore ini, Senin (21/5).

“Rupiah melemah lagi jadi faktor pelemahan IHSG,” ungkap Analis BCA Sekuritas Achmad Yaki kepada CNNIndonesia.com.

Pada hari ini, rupiah ditutup turun 34 poin atau 0,24 persen di level Rp14.190 per dolar AS. Sebelumnya, rupiah sempat menyentuh angka Rp14.202 per dolar AS.

Alhasil, IHSG turun 0,85 poin atau 49,45 persen ke level 5.733 setelah bergerak di antara 5.719-5.786. Sementara, nilai transaksi tercatat sebesar Rp8,71 triliun dengan volume sebesar Rp8,95 miliar.

“IHSG melemah juga arus dana asing yang keluar (capital outflow) banyak kan,” imbuh Achmad.

RTI Infokom mencatat total dana asing yang keluar dari pasar reguler mencapai hampir Rp1 triliun atau tepatnya Rp999,69 miliar, sedangkan di seluruh pasar (all market) sebesar Rp792,13 miliar.

“Tapi 5.700 memang level support IHSG saat ini,” terang Achmad.

Menengok pergerakan di Asia sendiri, mayoritas indeks saham bergerak menguat.

Kondisi itu ditunjukkan oleh indeks Nikkei225 di Jepang naik 0,31 persen, indeks Kospi di Korsel naik sebesar 0,2 persen, dan indeks Hang Seng di Hong Kong naik 0,6 persen.

Kondisi itu juga terjadi pada mayoritas indeks di Eropa. Bila dirinci, Indeks FTSE100 di Inggris bergerak naik 0,83 persen, indeks Euro Stoxx 50 Pr di Eropa naik 0,26 persen, dan indeks CAC di Perancis naik 0,7 persen. [ cnnindonesia.com ]

Comments Closed
Copyright © Belajar Forex, Broker Forex