Indeks Dolar AS Tertekan Data Inflasi

dolar1

Kurs dolar AS melemah terhadap mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), setelah data indeks harga konsumen (IHK) gagal memenuhi ekspektasi pasar.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,41% menjadi 92,657 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi USD1,1926 dari USD1,1861 di sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi USD1,3520 dari USD1,3556 di sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi USD0,7538 dari USD0,7464.

Dolar AS dibeli 109,37 yen Jepang, lebih rendah dari 109,71 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 1,0022 franc Swiss dari 1,0048 franc Swiss, dan jatuh menjadi 1,2759 dolar Kanada dari 1,2843 dolar Kanada.

Indeks harga konsumen untuk semua konsumen perkotaan meningkat 0,2% pada April dengan basis disesuaikan secara musiman, berada di bawah konsensus pasar kenaikan 0,3%, Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan Kamis (10/5).

Selama 12 bulan terakhir, indeks semua barang naik 2,5% sebelum penyesuaian secara musiman.

Indeks untuk semua item atau barang, tanpa makanan dan energi, meningkat 0,1% pada April, di bawah perkiraan pasar untuk kenaikan 0,2%.

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Sentuh Rp13.747 per Dolar AS

Pertumbuhan harga yang lebih lemah mengurangi harapan bahwa Federal Reserve AS akan meningkatkan suku bunga acuan dalam laju yang lebih cepat.

[ okezone.com ]

Comments Closed
Copyright © Belajar Forex, Broker Forex