Management Resiko dalam Trading Forex

Mengenal Management Resiko Dalam Trading Forex

Management Resiko dalam Trading Forex

Saya sudah berkali-kali mengatakan dan mungkin sebagian besar dari anda mengetahui bahwa trading forex termasuk jenis investasi beresiko tinggi. Namun bukan berarti semua resiko tersebut tidak dapat diminimalisir atau diperkecil. Dalam dunia trading baik trading forex online, trading saham, trading index, trading komoditas dan sebagainya dikenal yang istilahnya management resiko atau kami para broker mengenalnya dengan istilah management risk.

Sewaktu saya memasuki dunia broker investasi, saya mempunyai atasan yang lebih mementingkan mengajarkan anak buahnya untuk memahami semua jenis teknikal dan bukan hanya mencari margin atau klien. Banyak ilmu yang saya dapatkan dari atasan saya tersebut yang membantu saya dalam menangani dana nasabah yang saya dapatkan. Nah saya akan membagi beberap ilmu mengenai mangement resiko dalam trading forex ini buat anda di dalam artikel saya kali ini.

– Cut Loss

 

mengenal istilah cut loss

Cut loss sebenarnya merupakan management resiko terbaik menurut saya yaitu dengan melakukan penutupan dari posisi terbuka kita saat itu agar tidak mengalami kerugian lebih lagi dan membuat kita terhindar dari pusing akibat harus membuka kuncian.

Contohnya anda sedang trading forex dengan pasangan EUR/USD dan melaukan open buy pada harga 1.3000 dan ternyata harga EUR/USD anjlok dan turun maka sebaiknya kita kasih batasan jika melewati 1.2950 maka anda akan close position atau sell close untuk menghindari kerugian yang lebih besar sehingga anda hanya rugi 50 pips.

– Switching

 

mengenal istilah switching

Switching ini berarti kita berganti arah dengan cara menutup posisi yang rugi dan membuka yang baru sesuai pergerakan pasar untuk menutupi kerugia tersebut dan jika memungkinkan malah memperoleh keuntungan. Contohnya: Anda bermain di pasangan EUR/USD dan anda membuka posisi buy di 1.3000 dan ketika harga EURO anjlok maka anda cutloss di posisi 1.2950 dan membuka posisi sell di angka 1.2950 dan saat sudah memperoleh keuntungan maka sebaiknya anda melakukan buy close atau menutup posisi sell anda yang terbuka tersebut.

 

– Averaging

 

istilah averaging

Seperti namanya maka averaging adalah management risk dengan mengambil rata-rata dan menutup kemungkinan kerugian tersebut. Tentunya diperlukan modal lebih untuk membuka posisi baru dan juga mempertahankan posisi yang sudah ada yang hasilnya melawan pasar.
Contohnya: Sama seperti averaging namun kita tidak perlu mengcutloss posisi yang terbuka melainkan mengambil posisi baru yang searah dengan pergerakan market saat itu dengan jumlah lot yang lebih banyak hingga jumlah kerugian dan keuntungan menjadi nol lalu tutup semua posisi terbuka namun anda juga bisa mempertahankan harga buy anda yang terbuka lalu menunggu harga jatuh sejauhnya lalu ketika harga akan naik lagi maka ambil posisi buy lagi, sehingga posisi buy awal mengalami kerugian dan posisi buy yang baru mengalami keuntungan dan bila harga naik diatas posisi buy pertama bukan saja anda menyelamatkan posisi anda yang pertama tapi juga mendapatkan keuntungan ganda.

Comments Closed
Copyright © Belajar Forex, Broker Forex