Rights Issue Panin Dubai Syariah

Rights Issue Panin Dubai Syariah Rp100 per Saham

Rights Issue Panin Dubai Syariah

Aksi korporasi PT Bank Panin Dubai Syariah Tbk (PNBS) yang bakal menerbitkan saham terbatas atau rights issue telah menetapkan harga pelaksanaan sebesar Rp100 per saham. PNBS akan menerbitkan 13,76 miliar saham baru. Sehingga, dana yang diperoleh melalui aksi korporasi itu optimal, sebesar Rp1,37 triliun. Sebelumnya, manajemen menargetkan perolehan dana segar dalam rentang Rp750 miliar hingga Rp 1,37 triliun.

Dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin, perusahaan akan menggunakan dana hasil rights issue untuk memperkuat struktur permodalan. PNBS menggelar rights issue, di mana setiap pemegang 100 saham PNBS berhak atas 135 HMETD. Setiap 1 HMETD memberikan hak pemegangnya untuk membeli satu saham rights issue.

Bank Panin selaku pemegang saham telah menyatakan kesanggupannya untuk menyerap rights issue PNBS. Sedangkan, Dubai Islamic Bank hanya akan melaksanakan haknya atas 2,87 miliar saham atau setara Rp286,87 miliar. Sebagai informasi, tahun ini PT Bank Panin Dubai Syariah Tbk bakal lebih fokus menggarap pembiayaan di segmen ritel. Saat ini, pembiayaan masih didominasi segmen korporasi dan komersial.

Head of Financial Strategic Planning Panin Dubai Syariah, Popo Fauzan pernah bilang, saat ini segmentasi Panin Dubai Syariah tidak terlepas dari korporasi dan komersial. Karenanya, manajemen Panin Dubai Syariah berinisiatif untuk mengembangkan segmen ritel. Sehingga bisa menggeser dari penghimpunan dana mahal ke dana murah. Porsi ritel banking saat ini di bawah 50%.ā€¯Diharapkan bisa menggeser segmen komersial sebesar 10% yang sekarang masih di atas 50%,” kata Popo.

Popo menjelaskan, salah satu caranya melalui pertumbuhan anorganik. Panin Dubai Syariah telah menjalin kerja sama dengan perusahaan induk melalui Layanan Servis Bersama (LSB), serta kerja sama dengan Kementerian Agaman melalui Layanan Satu Atap (LSA) terutama dalam penggalangan dana haji. Fokus ritel banking tersebut salah satunya juga melalui penggalangan dana haji. Saat ini, dana haji yang ditempatkan di Panin Dubai Syariah sekitar 10% dari total dana haji. “Target kami bisa meningkat di 2018. Karena nantinya setelah dana haji dikelola Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) akan ada perubahan-perubahan,”ujar Popo.

Pengembangan segmen ritel juga diharapkan dapat meningkatkan komposisi dana murah (CASA) yang saat ini porsinya hanya 13,9%. “Kami ingin CASA bisa di atas 20% pada 2018 dengan tambahan dana haji,” ujarnya.

Di samping itu, pada 2018, perseroan akan melakukan pembenahan pembiayaan terklasifikasi, pebiayaan ritel banking, pengembangan jaringan kantor anorganik. Selain itu, memperkuat struktur permodalan melalui rights issue, serta efisiensi, salah satunya dengan pengembanhan core banking system yang baru.

Sumber. [ okezone.com ]

Comments Closed
Copyright © Belajar Forex, Broker Forex