Strategi Investasi Jangka Panjang Bagi Orang Awam

Hal yang Perlu di Terapkan Bagi Orang Awam Dalam Berinvestasi

Investasi jangka panjang sudah menjadi sesuatu yang wajar dengan strategi yang dilakukan masyarakat Indonesia sekarang ini. Kebanyakan orang memilih melakukan investasi untuk jaminan masa depan mereka dan keluarga mereka.Namun kegemaran investasi pun sekarang di barengi dengan banyaknya pilihan investasi yang mulai berkembang sehingga memberikan masyarakat semakin banyak pilihan investasi.

investasi jangkan panjang dan jangka pendek
Namun Berbagai pilihan investasi yang banyak juga membuat masyarakat Indonesia semakin sulit memilih jenis investasi yang dapat mereka lakukan.

Melakukan investasi bukan hanya kemungkinan keuntungan yang besar saja yang kita hadapi namun juga ada resiko tinggi kehilangan semua uang yang sudah kita investasikan. Indonesia pernah mengalami krisis moneter atau krisis keuangan yang berpengaruh pada pasar keuangan atau sehingga investor kehilangan kepercayaan dan menarik investasi mereka dari berbagai bidang di Indonesia sebelum mereka mengalami kehilangan yang lebih besar lagi.

Cara-cara yang biasanya dilakukan para investor dalam keadaan seperti ini antara lain seperti menjual saham mereka secepat mungkin dan pergi atau mereka akan bertahan pada investasi mereka tersebut dan bahkan bisa menambah jumlah investasi mereka untuk tetap mempertahankan investasi mereka tersebut.

Kalau para investor profesional akan tahu strategi apa yanng harus mereka lakuakan saat krisis datang menimpa investasi mereka. Tapi bagaimana dengan kita para orang awam? Kira-kira apa yang harus kita lakukan atau tepatnya apa strategi investasi jangka panjang bagi orang awam? Yuk kita belajar lebih lanjut lagi mengenai strategi-strategi yang dapat dilakuakan oleh orang awam dalam investasi jangka panjang.

Umumnya strategi yang bisa dilakukan saat melakukan investasi jangka panjang adalah strategi untuk hold atau bertahan, Menambahkan uang lagi ke dalam investasi mereka (rebalancing) dan jual investasi tersebut atau dikenal juga dalam istilah cutloss.

Strategi bertahan adalah strategi yang dilakukan jika kita yakin bahwa keadaan akan kembali membaik sehingga jika kita bertahan maka nantinya investasi kita tersebut akan kembali meningkat.

Strategi kedua adalah untuk rebalancing atau menambah jumlah modal lagi untuk kembali menguatkan posisi investasi kita dan tidak jatuh.

Strategi yang ketiga adalah melakukan cutloss yaitu menjual investasi sebelum harganya semakin jatuh sehingga mengurangi resiko kerugian investor.

Sangatlah penting untuk belajar analisa fundamental dan analisa teknikal serta mengetahui atau update terus mengenai berita pasar terutama yang berkaitan dengan jenis investasi yang kita ambil.

Bila kita melakukan investasi jangka panjang maka penurunan sedikit pastilah wajar karena tidak ada investasi yang menanjak terus namun kita tidak perlu takut atau khawatir akan investasi jangka panjang tersebut jika kita mengetahui bahwa umumnya investasi akan bouncing dari keadaan yang parah menjadi membaik. Nah sekian artikel saya ini dan selamat berinvestasi.

Comments Closed
Copyright © Belajar Forex, Broker Forex